Bandar Lampung, SIBER88.CO.ID_ Dr Imam Gozali,selaku Direktur RSUD Abdul Moeloek menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya bayi Alesha dalam perihal pasien BPJS di pungut biaya secara pribadi oleh oknum dokter.
Ia menegaskan, komitmen untuk meningkatkan integritas pelayanan serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran, termasuk praktik pungutan liar (pungli) dan penyalahgunaan alat kesehatan.
“Kami turut merasakan kesedihan yang mendalam bersama keluarga ananda Alesha. Peristiwa ini menjadi duka yang sangat kami rasakan bersama dan kami memandangnya sebagai peringatan penting untuk terus memperbaiki mutu layanan kami,” ucap Imam Gozali,Sabtu(23/8/2025).
Menanggapi informasi dan keluhan masyarakat terkait dugaan pungli dan transaksi tidak sah dalam penyediaan alat kesehatan, dr Yusmaidi menegaskan bahwa pihak rumah sakit memberikan perhatian serius dan berkomitmen untuk menanganinya secara terbuka, objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya, bersama seluruh jajaran manajemen RSUDAM, berkomitmen penuh untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran etika dan disiplin, termasuk praktik pungli maupun penyalahgunaan alat kesehatan. Tidak ada toleransi terhadap bentuk-bentuk penyimpangan yang merugikan pasien dan keluarganya,” tegasnya.
Sebagai langkah korektif, RSUD Abdul Moeloek kini meninjau seluruh proses pelayanan dan administrasi secara menyeluruh, termasuk melibatkan lembaga pengawasan eksternal. Evaluasi internal dilakukan melalui Komite Medik dan Komite Keperawatan, serta bekerjasama dengan inspektorat dan aparat penegak hukum.
Manajemen RSUD Abdul Moeloek juga menegaskan bahwa seluruh aktifitas hospitalia dan mitra yang terlibat dalam pelayanan rumah sakit wajib bekerja berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) dan menjunjung tinggi etika profesi. Ke depan, pengawasan internal serta sistem pengaduan masyarakat akan diperkuat sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran.
Pihak RSUD Abdul Moeloek menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dan menghargai setiap masukan, kritik dan saran yang diberikan sebagai kekuatan untuk terus belajar dan berkembang menjadi lebih baik.
“Dengan adanya peristiwa ini kami dari pihak Manajemen RS UD Abdoel Moloek jadi mengetahui perbuatan para dokter lama,dalam hal ini sudah ditangani pihak Inspektorat dan lembaga Ombudsman,” pungkasnya.