Lampung Selatan, SIBER88.CO.ID_Warung Nusantara 88 (WN88) Mitra TNI-POLRI Unit 13 Lampung Laporkan Dinas PUPR Lampung selatan, Selasa (13/06/23). Menindak lanjuti proyek gelaran hotmix peningkatan jalan ruas Margo lestari – Suka maju, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung selatan diduga tidak standar (Tipis) dan bergelombang, yang di kerjakan oleh Cv. Salim Jaya Kontruksi dengan nilai kontrak sebesar, 1.548.106.026,93. No kontrak 39/KTR/KONS-BM/DPUPR-LS/APBD/2023, Sumber dana APBD Kabupaten Lampung selatan tahun 2023.
Ketua WN88 Provinsi Lampung Sofyan Dalem Permata mengatakan,” hari ini Organisasi kemasyarakatan WN88 Lampung melalui tupoksi sebagai sosial kontrol dan undang-undang nomor 14 tahun 2018 tentang keterbukaan informasi publik sudah layangkan surat terhadap Kejati Lampung yang sebelumnya sekitar sepuluh hari yang lalu WN88 sudah surati PUPR Lamsel, yang sampai hari ini belum ada respon dari pihak PUPR Lamsel, kami menduga pihak PUPR Lamsel dan pihak CV. Salim Jaya Kontruksi sudah kerja sama/Kongkalikong, untuk menjalankan tindak pidana Korupsi.
“WN88 meminta kepada pihak Kejati Lampung untuk mengecek kualitas serta meninjau ulang proyek yang berada di jalan Margo lestari – Suka maju Kec. Jatiagung, guna melihat fakta yang ada dilapangan. Karena diduga pihak PUPR dengan Kontraktor CV. Salim Jaya Kontruksi sudah kerja sama/Kongkalikong, apalagi PUPR Lamsel masih ramai pemberitaaan atas dugaan Praktik Pengondisian Fee 20 Persen,” kata Sofyan.
“Dengan cara melayangkan surat adanya dugaan tindak pidana korupsi ke Kejati apa lagi proyek tersebut sudah ramai (viral) pemberitaannya di beberapa media Online, kami berharap dari pihak Kejati bisa segera menindak lanjuti laporan atas hasil tim investigasi kami WN88 Lampung,” tambahnya.
Pasalnya, dari hasil pengamatan Awak Media di lokasi proyek, yang digelar terlihat tambal sulam, selain itu diduga hotmixnya nampak ada beberapa titik yang kurang dari 4 cm.
Salah satu warga yang melintas saat dimintai tanggapan masalah jalan hotmix yang baru selesai di gelar menyayangkan Diduga Proyek jalan hotmix yang tebalnya gk sama.
“Alhamdulilah jalan sudah di perbaiki saya sangat senang tapi kayaknya pengaspalan jalan ini gak sama ada yang tipis,” Ujar warga yang enggan menyebutkan namanya.
Seharusnya proyek yang dibiayai oleh Pemerintah itu bisa dikerjakan lebih Profesional dan lebih mengedepankan kualitas, bukan malah ingin meraup keuntungan lebih banyak.
Jika mengurangi volume atau kualitas, tentu yang dirugikan bukan saja Negara, tapi dampaknya kepada masyarakat yang nantinya menerima manfaat dari jalan tersebut.
Ditempat yang sama Alpian Pengawas PU , menjelaskan panjang jalan yang di kerjakan 935 M, lebar 3,5 M, ketebalan 4cm dan ada 100 M yang di cor dasar 10cm+25 cm, spot-spot.
(Asyadi)
























