Cilacap Jateng, SIBER88.CO.ID_Antisipasi musim Kemarau, BPBD gerak droping air bersih untuk warga dusun Sampang desa Bojong kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap, Jum’at, (9/6/23).
Pendistribusian atau Droping air bersih dilaksanakan di Dua Kecamatan, Diantaranya kecamatan Kawunganten dan Patimuan.
Menurut keterangan kepala Desa Bojong, Siman Kepala Desa Bojong, mengatakan bahwa “Desa Bojong terdiri dari 8 Dusun dan yang paling urgent terkait kebutuhan air bersih ada di Tiga Dusun, diantaranya dusun Bugel Sampang, Gunungjaya dan Jayagiri.
Lanjut etika kami Siman “Ketika musim kemarau terpantau akan lama maka kami melakukan komunikasikan dengan BPBD Cilacap terkait kebutuhan air bersih bagi warga kami”, Ucap kades.
Terkait tentang tata cara pengajuan permohonan air bersih ke pihak BPBD Cilacap sangat gampang, karena kalau sipatnya mendesak maka permohonan bisa melalui wa atau telpon. Kita langsung.
Maka Jum’at, dari BPBD Cilacap turun langsung melaksanakan Droping air bersih ke dusun Bugel Sampang dan diteruskan hari besok bagi Dua Dusun lagi”, Ujarnya.
Kades pun berpesan kepada warganya yang hari ini dan besok mendapatkan bantuan air bersih supaya digunakan untuk minum dan memasak saja, kalau untuk mandi bisa disikapi dengan solusi yang lain tandasnya.
“Dalam situasi musim kemarau yang sangat sulit air bersih, maka warga harus bisa menghematnya dengan cara menggunakan air untuk keperluan yang penting penting saja,” terangnya
Sementara itu Plt KaLak BPBD kabupaten Cilacap Erna Suharyati menjelaskan bahwa “Dari pihak BPBD Cilacap mendistribusikan air bersih ke Dusun Gugel Sampang sesuai dengan permintaan Kepala desa Bojong, yang disinyalir Wilayah tersebut memerlukan air bersihmaka secepatnya kita respon.
KBLBD Cilacap sudah menyiapkan berbagai sarana diantaranya armada dan air bersih yang dialokasikan dari APBD tahun 2023, ada 429 tangki kita siapkan dan dengan alokasi dana 53.900.000,00, dan itu khusus untuk penanganan air bersih di Kabupaten Cilacap tuturnya.
Droping air bersih di desa Bojong kecamatan Kawunganten dan desa Rawaapu kecamatan Patimuan.
Maka himbauan dari pemerintah untuk masyarakat agar dapat memanfaatkan air yang ada dengan sebaik baiknya, walaupun di desa Bojong sudah ada penampungan air bernama Absah (Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan) yang terletak di dusun Gunungjaya.
Maka jika ada desa yang lain bisa mengikutinya mungkin ini inovasi yang sangat bagus dan perlu dikembangkan, karena ketika menghadapi musim kemarau seperti sekarang ini maka tidak terlalu risau.
Menurut Erna “Kami BPBD siap melayani 24 jam 7 hari, melalui telepon kita layani, melalui pesan singkat kita layani, karena untuk percepatan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
(PURWANT/PIPIT).
























