Ketum GMBI Ditangkap, Polda Perketat Keamannya

M Fauzan – Ketua Umum LSM GMBI (Foto: Istimewa)

Bandung Jabar, SIBER88.CO.ID_Buntut aksi demostrasi anarkis di Markas Polda Jawa Barat, M Fauzan selaku Ketua Umum LSM GMBI ditangkap pada Jum’at (28/1/2022).

“Tadi pagi sudah menangkap Ketua Umum GMBI atas nama saudara F dan 10 orang lainnya,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo.

Kabid humas menjelaskan bahwa Ketum GMBI menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Mereka terjerat Pasal 160 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 406 KUHP, Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 56 KUHP.

“Beberapa orang yang kemarin sempat melakukan aksi dan memimpin aksi. Ini juga sedang pemeriksaan, dan beberapa orang masih dalam pengejaran dan penangkapan” katanya.

M Fauzan – Ketua Umum LSM GMBI (Foto: Istimewa)

Dalam pemberitaan sebelumnya, aksi demonstrasi GMBI berujung anarkis pada Kamis (27/1). Banyak kerusakan dan ada tindakan tidak terpuji yang dapat menurunkan wibawa institusi kepolisan.

Polda Jabar telah mengamankan 725 orang anggota GMBI. 301 bertato, 24 residivis dan barang bukti ranmor R4 sebanyak 85 unit, R2 sebanyak 193 kendaraan. Juga 76 kendaran datanya yang tidak sesuai. Dari hasil penggeledahan ada 6 orang yang membawa senjata tajam. Dan yang tertangkap, berdasarkan test urine positif menggunakan narkoba.

Peristiwa ini merupakan rangkaian dari kejadian sebelumnya. Yaitu, bentrokan dengan ormas lain di Kabupaten Karawang beberapa waktu lalu. GMBI berdemo berkaitan dengan penindaklanjutan proses hukum oleh Polda Jabar.

Polda Jabar serius menangani laporan kasus tersebut dan kasus – kasus lainnya secara hati – hati dan profesional. Kepolisian bekerja bukan karena berada dalam tekanan ormas maupun apapun. Tindakan Polri untuk menjaga kewibawaan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai institusi Negara.

Pasca kejadian, POLRI melakukan langkah mengantisipasi situasi kamtibmas. Seluruh jajaran satuan kewilayahan untuk melakukan razia dan pemantauan terhadap aktivitas ormas GMBI, agar tidak menimbulkan permasalahan kamtibmas.

Polda Jabar perketat pengamanan Mako, Polres hingga Polsek untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Kepolisan pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu dan situasi ini.(red)